Abwaba.com – Jodhi Yudono yang seorang jurnalis Kompas.com juga seorang musikus mempunyai dua keponakan satu kuliah dan satu lagi masih SMA ...
Abwaba.com – Jodhi Yudono yang seorang jurnalis Kompas.com juga seorang musikus mempunyai dua keponakan satu kuliah dan satu lagi masih SMA dan kursus bahasa Inggris di LIA (Lembaga Indonesia Amerika), Jodhi dalam tulisannya di Kompas.com tentang “Joko Widodo dan si Sirik” mengakui keponakannya yang masih SMA dan kursus bahasa Inggris di LIA tersebut mengatakan “Aduuuh bahasa Inggris Jokowi sangat memalukan, kita yang dengernya saja ikut malu sendiri.“.
Sementara itu masih dalam tulisan Jodhi, Jokowi malah mendapat pujian dari Presiden East-West Center, Charles E Morisson yang menyatakan bahwa Jokowi berpidato dalam bahasa Inggris sederhana sangat bersayap.
Tulisan Jodhi Yudono diamini berita dari Tempo.co (2014/11/10) bahwa Pidato Presiden Joko Widodo dalam forum chief executive officer (CEO) di Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) mendapat pujian. Jokowi menjadi pembicara kunci dalam acara tersebut. (Lihat video lengkap Pidato Presiden Jokowi menggunakan Bahasa Inggris di depan pengusaha Tiongkok di Beijing)
Presiden East-West Center, Charles E. Morisson, mengatakan bahasa Inggris Jokowi sangat bagus. “Jokowi berpidato sangat baik, bahasa Inggris sederhana, tanpa catatan, menggunakan pointer sendiri, dan fokus pada peluang investasi,” ujar Charles melalui Twitter-nya pada Senin, 10 November 2014.
East-West Center adalah organisasi nirlaba yang didirikan Kongres Amerika Serikat pada 1960. Mereka fokus pada bidang pendidikan dan penelitian di Jepang dan Amerika Serikat. Organisasi ini juga mempromosikan konsep masyarakat Asia-Pasifik.
Dalam pidatonya, Jokowi mempromosikan beberapa proyek pembangunanan, seperti tol laut dan pelabuhan. “Kami menunggu Anda datang ke Indonesia. Kami menunggu Anda untuk berinvestasi di Indonesia,” tuturnya di hadapan ribuan CEO yang hadir.
Jokowi bahkan tidak menutup-nutupi masih adanya ganjalan yang mengganggu iklim investasi, seperti perizinan dan pembebasan lahan. Namun dia berjanji akan membenahi permasalahan tersebut.
Sumber: Kompas/Tempo
COMMENTS